fbpx
BISNIS ONLINE vs JUALAN ONLINE

BISNIS ONLINE vs JUALAN ONLINE

Bismillah,
Assalamu Alaikum warohmatullah wabarokatuh. Saya yakin, anda yang membaca tulisan ini adalah temen temen saya yang sedang memiliki produk yang dijual di dunia Online. Entah Sebagai Produsen , Reseller, Dropshipper, ataupun Affiliate marketer sekalipun.

Jualan Online dan Bisnis Online itu Berbeda Jualan adalah proses mencari pembeli. Sedangkan bisnis adalah aktivitas membuat system yang menghasilkan uang. Jualan adalah salah satu aktivitas dalam bisnis itu. Sedangkan Bisnis itu bukan hanya jualan. Tapi banyak aspek lain yang perlu di urus. Jika sudah mulai Paham, Boleh di lanjut ya. Jika masih bingung, boleh di baca ulang.

Faktanya, banyak sekali kita dan bahkan saya awalnya hanya sekedar jualan tanpa membangun sebuah bisnis. Tiap hari hanya promosi saja. Plek . Salahkah ? tentunya tidak. Tapi , jika akhirnya kita hanya berkutat untuk mencari pembeli baru. Maka lebih baik mulai sekarang berubahlah (bukan jadi power ranger ya) hehehe Ubah mindset nya.

Berbeda dengan bisnis online , ada waktu untuk jualan. Dan ada waktunya untuk melakukan aktivitas lainnya. Nah, banyak sekali orang yang beranggapan kalo bisnis online itu sangat ribet. Padahal kenyataannya, tidak serumit yang dipikirkan. Buktinya ? banyak kok yang berhasil dari bisnis online . Maka, apa yang membuat nyalimu ciut ?

LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN ?

Point pertama adalah “CARI MESIN UANG”

Kenapa saya bilang cari mesin uang. Artinya temen temen sebaiknya nyari cashflow yang lancer. Cashflow itu artinya perputaran uang. Jika sudah ada mesin uang, cashflow lancar. Maka bisnispun akan mengalir sesuai arahnya. Lalu, bagaimana cara membuat cashflow ini lancer ? Jawabannya adalah “Cari pembeli secepat-cepatnya . kemudian jadikan pelanggan sebanyak banyaknya” Jika kita fokus jualan, maka kita hanya mencari pembeli, . kemudian stop sampai disitu saja. Namun, jika kita bisnis online, maka kita akan fokus mencari pelanggan. Ingat .. “Menjual ke seorang yang pernah beli ke kita JAUH LEBIH MUDAH dibandingkan harus jualan ke orang yang belum sama sekali beli” ^^ Setuju ya ? Cashflow yang lancer, jika kita memiliki banyak pelanggan, Bukan Pembeli. (catat ya !)

Jika kita memiliki pelanggan , maka :

1. Akan ada orang yang terus menerus membeli produk kita
2. Kita tidak akan kelelahan harus mencari pembeli bar uterus terusan
3. Pemasukan bisnis kita tidak hanya dari pembeli
4. Ga susah susah yakinkan pembeli.

BAGAIMANA CARANYA ?

Ada 3 hal yang menurut saya yang harus diketahui :

Pertama, Traffic.

yaitu jumlah orang yang berkunjung ke tempat dimana anda jualan anda. Misal, anda jualan di Mall. Maka traffic adalah berapa banyak orang yang datang ke toko anda dalam sehari. Atau missal anda jualan di marketplace artinya berapa orang yang datang ke toko online anda dalam sehari. Jika jualan di social media, maka traffic itu bisa berarti berapa jumlah “friend” atau followers anda. Nah, tugas kita adalah bagaimana kita bisa mendatangkan traffic ke toko kita . Bukan hanya sekedar jualan . Jadi, berfikirlah bagaimana caranya orang mau berkunjung ke web anda . Jadi follower Social media anda, atau menjadi kontak BBM, WA, Line dsb . Dalam bisnis online, semakin banyak traffic yang datang. Artinya peluang untuk terjadi nya penjulana semakin banyak juga.

Kedua, Conversion.

Traffic yang datang belum tentu akan menjadi pembeli. Selanjutnya, anda harus mengubah traffic menjadi pembeli . disebut dengan Convesion Disinilah cara anda bagaimana meyakinkan traffic yang datang untuk membeli produk yang anda tawarkan.

Ketiga, Relationship.

Kalo istilah relationship kayaknya ga perlu dibahas panjang panjang. Karena udah dimakan mentah. Apalagi untuk anak muda. Tapi relationship yang dimaksud disini adalah membuatnyaman si pembeli tadi agar menjadi pelanggan. Menjadikan pembeli ini , akan beli lagi dan beli lagi. Apalagi kalo sampai merekomendasikan produk kita ke temennya. Asyik gak tuh ? Jadi alurnya adalah datangkan TRAFFIC, kemudian Konversi menjadi pembeli, dan manjakan agar menjadi PELANGGAN Tetap.

Sudah paham sampai sini ?
Silahkan di praktekkan.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *